Hari Paling Pahit
Anak panah cinta yang kita besarkan bersama
kini menancap di dada yang kecewa
dari luka yang bersimbah ingkar
dan duka yang terbujur kaku di sudut selasar
aku memberanikan diri untuk bertanya kepada takdir;
siapa yang bisa menjamin bahwa yang saling mencintai hari ini
kelak akan bahagia di lain hari?
Kau salah besar, jika dengan menyakitiku, kau kira aku akan membencimu?
sebab benci tidak hanya tumbuh semata dari rasa sakit, tapi pengkhianatan
__________
20 Oktober 2020
Ini hari, adalah hari paling pahit ketika aku harus menelan kenyataan hidup
ukrima liked this
fendyree liked this
irfalove liked this sitros liked this
kopipanas liked this askana reblogged this from satukatasaturasa
askana liked this
butiransalju liked this
unknownorgila liked this
penikmatkopipahit liked this
petrichor-words reblogged this from satukatasaturasa and added: 💯
sunyiberdialog liked this alfiyaninovi liked this
merabatakdir liked this
askaineta liked this hanisabilam-blog liked this
gradistie liked this
deaafasa liked this
ismesyfqh reblogged this from satukatasaturasa
ismesyfqh liked this
kotak-nasi liked this
saarahsatujuan liked this ourgrey reblogged this from satukatasaturasa
ourgrey liked this
xyannaz liked this
marvelousaurorae liked this kaumheroik liked this
onlymillati liked this thisisourworld liked this
abdillahmarfuatunnuha liked this
loosemark reblogged this from satukatasaturasa
stmarwahakrim liked this satukatasaturasa posted this