Silakan klik tautan di bawah ini:
___________
KECUALI LUKA
Kanak-kanak rindu yang tumbuh kian besar
menggenggam kecemasan di tangannya
dan menuliskan riwayat kesunyiannya ke dalam sajakku
Di tempat yang jauh darimu
lihatlah, aku semakin lihai
memeluk kesepian yang tak pernah usai
Kota yang dulu kerap kita lewati
kini sudah hilang terbakar
tapi tidak dengan kenangannnya
Selepas hujan tadi
aku melihat senja hamil
dengan benih kenangan yang kian menua
Aku telah sampai pada tepi di beranda rumah
masih tergantung tanda kabung
ternyata, kita tidak pernah memiliki apa-apa; kecuali luka
Puisi oleh: satu kata satu rasa
Disuarakan oleh: Deasty A. Fasa
sri-irawati-26 liked this
insjourney liked this
meranadlmrindu liked this gradistie liked this
satu-rindu liked this
thee-ft reblogged this from satukatasaturasa
thee-ft liked this bluepaperkites liked this
kurnia1223 liked this
summersunsetyou reblogged this from satukatasaturasa
sedangproses liked this
arhadav liked this senjahujanrindu liked this
deaafasa liked this
prettydel liked this
niningrohani liked this etherealphobic liked this
soekempet liked this
tuanpoetry liked this
irfalove liked this
sitipertiwi liked this
nonaabuabu liked this
arrietta liked this satukatasaturasa posted this
