Beginilah waktu memahat hidup

menulis nasib di mana saja


tak perlu darah untuk menjadi luka

dadaku sesak, seperti dihunjam sajak


tiada banyak pilihan

ketika cinta dan kematian

telah menjelma sepasang lengan


sebentar lagi, Semesta mengambil hidup yang sedang kukenakan

rawat kanak-kanak puisi kita, kelak mereka akan menanyakan;

di mana ayahnya disemayamkan


— Jakarta, 23 Mei 2021 Rumah Sakit Pusat Otak Nasional